Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Ruang

Kalau banyak orang bilang leburnya sebuah benteng diawali dengan interaksi. Interaksi yang pertama, atau yang kedua dan seterusnya. Terlepas dengan siapa dan bagaimana hasil interaksinya, namun yang terpenting adalah adanya sebuah ruang.  Mari bicara mengenai ruang.  kita setuju kalau setiap harinya bagian dari tubuh dan jiwa kita berperang. Berperang melawan arus keserupaan atau tantangan menjadi yang terasing. Hal-hal ini diturunkan dalam bentuk-bentuk tak kasat namun ternyata merusak. Salah satu tandanya adalah saat diri tak lagi bisa merasa atau setiap suara serasa dengung dan terdengar seperti gumam. Pada beberapa fakta empiris hal ini juga ditandai dengan mata sayup saat melihat keindahan.  Akhirnya tak ada yang menyenangkan.  Syukur-syukur kalau masih ada tubuh yang bergerak, karena terang harapan dalam hati masih bekerja sekalipun yang lain telah rebah atau telah menjadi zombie. Sekedar informasi, populasi zombie saat ini bertambah pesat. Aku menyarankan kamu...