Kodrat Pengabdi (Pembukaan : Seruan kepada Tuan)
Namun aku bersorak, sebab mulia lah nama-Mu yang telah ada di awal dan di akhir. Seruku terdengar sampai kepada Tuan, Terdesak langkahku, kegelapan dibelakangku Biarlah kemegahan hanya pada-Mu Segala upaya tak terkendali, Namun Kau, kiranya rahmat-Mu turun atasku Bilah pedang ada di hadapan, Sunyi.. Sesak hatiku, telah habis dayaku, Mataku ini, biarlah tertuju hanya kepada-Mu Tanganku menengadah memohon hikmat dan penyertaan-Mu Teringat saat serong jalanku, Dengan tangan besi, aku diajar Seperempat abad, akal budi diperbaharui Nyata sungguh kasih-Mu, Begitu besar dan teramat. Lurus lah kiranya hatiku Jauhlah dari padaku kedegilan dan bebal hati Runtuhlah tembok-tembok keangkuhan dan cinta diri Hai fasik dan kepura-puraan, tidak tahukah kamu Ia melihat hati? Sampai kapankah keraguan memaku kakimu? Sorak sorai, Agunglah nama-Mu sampai keseluruh bumi, Biarlah tanah gemetar mendengar nama-Mu Pun dalam kelemahan, patutlah yang bernafas memuji dan menyembah...