Kodrat Pengabdi (Pembukaan : Seruan kepada Tuan)
Namun aku bersorak, sebab mulia lah nama-Mu yang telah ada di awal dan di akhir.
Seruku terdengar sampai kepada Tuan,
Terdesak langkahku, kegelapan dibelakangku
Biarlah kemegahan hanya pada-Mu
Segala upaya tak terkendali,
Namun Kau, kiranya rahmat-Mu turun atasku
Bilah pedang ada di hadapan,
Sunyi..
Sesak hatiku, telah habis dayaku,
Sesak hatiku, telah habis dayaku,
Mataku ini, biarlah tertuju hanya kepada-Mu
Tanganku menengadah memohon hikmat dan penyertaan-Mu
Teringat saat serong jalanku,
Dengan tangan besi, aku diajar
Seperempat abad, akal budi diperbaharui
Nyata sungguh kasih-Mu,
Begitu besar dan teramat.
Begitu besar dan teramat.
Lurus lah kiranya hatiku
Jauhlah dari padaku kedegilan dan bebal hati
Runtuhlah tembok-tembok keangkuhan dan cinta diri
Hai fasik dan kepura-puraan, tidak tahukah kamu Ia melihat hati?
Sampai kapankah keraguan memaku kakimu?
Sorak sorai,
Agunglah nama-Mu sampai keseluruh bumi,
Biarlah tanah gemetar mendengar nama-Mu
Pun dalam kelemahan, patutlah yang bernafas memuji dan menyembah
Yang telah ada, di awal dan di akhir.
Salam Kasih
Megijettt
Megijettt
Komentar
Posting Komentar